Archive

Archive for 12 September 2011

.

12 September 2011 Leave a comment

Ketika sampeyan berhenti disaat memulai maka disitulah terbentuknya titik. Mengapa? Karena saat pena diangkat tepat ketika tinta jatuh, hanya titik yg bisa dihasilkan. Belum huruf, apalagi kata. Jd, definisi titik adl ketika disitu dimulai, disitu pula diakhiri.

Mengapa manusia harus memulai kalau akhirnya cuma harus diakhiri? Bukankah tanpa memulai, akhir itu otomatis datang sendiri? “Mengapa kau datang hanya untuk pergi, mengapa harus berjumpa kalau akhirnya berpisah,” kata lagu pop.

“Mengapa dicintai kalau hanya disakiti?” Kata lagu pop lain. “Mengapa harus hidup kalau hanya untuk mati?” Kata si putus asa. “Mengapa harus makan kalau hanya untuk lapar?” Kata humoris.

“Kalau semua harus mati, kenapa ada kehidupan?” Kata si putus asa lagi. “Mengapa dari ketiadaan harus dibuat ada. Setelah ada kok mbalik lagi jadi tiada. Ini mbingungi!” Kata filsuf.

Ah, titik ..

Posted with WordPress for BlackBerry.

Categories: Merenung
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.