<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Breq in Here</title>
	<atom:link href="http://aabreq.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aabreq.wordpress.com</link>
	<description>Tulis yang ada di otakmu, sekarang..!!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Feb 2010 17:53:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aabreq.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/fa063cc731f27842aadfc51940127b6c?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Breq in Here</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aabreq.wordpress.com/osd.xml" title="Breq in Here" />
		<item>
		<title>Cerdasnya Tikus Zaman Sekarang</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2010/02/02/cerdasnya-tikus-zaman-sekarang/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2010/02/02/cerdasnya-tikus-zaman-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 17:40:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Merenung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Tikus yang saya maksud ini bukan gambaran dari seorang koruptor. Memang benar ada banyak kesamaan diantara mereka. Namun yang akan saya bahas disini adalah benar-benar tikus. Kenapa ada kata cerdas, karena memang tikus zaman sekarang sudah lebih cerdas dari nenek moyang mereka yang takut pada kucing. Sialnya, kucing sekarang juga beda dari leluhurnya. Dia mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=135&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Tikus yang saya maksud ini bukan gambaran dari seorang koruptor. Memang benar ada banyak kesamaan diantara mereka. Namun yang akan saya bahas disini adalah benar-benar tikus. Kenapa ada kata cerdas, karena memang tikus zaman sekarang sudah lebih cerdas dari nenek moyang mereka yang takut pada kucing. Sialnya, kucing sekarang juga beda dari leluhurnya. Dia mulai tidak tertarik pada tikus.</p>
<p>Pertama, karena memang dilihat secara bentuk fisik, antara kucing dan tikus hampir sama besarnya. Jadi bagi kucing, menangkap tikus adalah pekerjaan yang melelahkan. Jika dia kucing rumahan, dia tak perlu repot-repot mencari makan. Sang majikan selalu menyediakan. Jika dia kucing liar, mending mencari makanan sisa-sia seperti tulang belulang didekat warung-warung makan. Bahkan kalau perlu sampai menyatroni meja makan rumah warga yang lengah.</p>
<p>Kecerdasan kucing sepertinya mulai menurun. Sementara kecerdasan tikus semakin meningkat. Lengkap sudah! Zaman ini adalah zaman keemasan tikus-tikus, terutama tikus-tikus got ini. Kenapa? Karena got-got di Indonesia begitu buruknya. Perumahan dibangun dimana-mana. Dari yang murah sampai yang mewah, tetapi menyimpan got yang buruk dibawahnya. Got-got yang buruk inilah yang menjadi awal kebangkitan tikus zaman sekarang untuk membangun kerajaannya. Sempat juga saya dengar bahwa Istana Negara yang gagah itu pernah disatroni kawanan tikus. Serius! Ini Istana Negara, apalagi rumah-rumah kita.</p>
<p>Kita hanya bisa membangun cantik diatasnya, namun buruk dibawahnya. Sesuatu yang di permukaan selalu lebih dipentingkan daripada dibawah. Keberanian tikus menyatroni rumah-rumah ini benar-benar merendahkan wibawa tuan rumahnya. Mungkin kita lebih berani melawan pencuri yang masuk ke rumah daripada melawan tikus-tikus. Mukanya yang <em>nggilani</em>, menjijikkan, ditambah bau busuk merupakan penderitaan tersendiri. Jika dipasang perangkap, cuma satu tikus yang terjerat. Yang lain seperti telah saling memberi kabar agar tidak tertipu oleh jerat yang sama. Dan jika racun ditebar, dia malah membalasnya dengan sangat tega.</p>
<p>Tikus yang keracunan itu akan berlari ke tempat-tempat yang sulit dan memilih mati disana. Luar binasa! Mau mati pun, dia menyalurkan pelecehan kepada manusia. Tak hanya melecehkan, tetapi juga menyusahkan. Karena tikus mati itu baru ketahuan setelah baunya menyengat. Dan bau yang menyengat itu juga karena tubuhnya rusak. Padahal, untuk berani mencari dan membersihkan bangkai itu adalah sebuah penderitaan yang sangat. Taruhannya adalah muntah.</p>
<p>Tikus-tikus itu nekat karena mereka banyak dan mungkin juga lapar. Banyak karena kita seakan memeliharanya. Kita adalah peternaknya. Kita membangun keindahan semu dipermukaan, tapi melupakan kemampatan disaluran dasar. Kecerdasan tikus semakin meningkat bebarengan dengan merosotnya kualitas manusia ? Mungkin.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/135/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/135/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/135/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=135&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2010/02/02/cerdasnya-tikus-zaman-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taat = selamat</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/11/11/130/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/11/11/130/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 09:37:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Saya heran pada para pengguna jalan yg hobinya lewat jalur yg bukan semestinya. Contoh pertama yaitu jalur busway. Lha wong jalur itu memang dibangun pemerintah khusus untuk busway kok masih saja dilewati. Sudah jelas-jelas ada rambunya &#8220;Dilarang melintas kecuali Busway&#8221;. Mungkin ndak ngeliat..?? Oh, bisa saja. Kan orang nyetir itu harus konsentrasi ke jalan. Kalau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=130&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Saya heran pada para pengguna jalan yg hobinya lewat jalur yg bukan semestinya. Contoh pertama yaitu jalur busway. Lha wong jalur itu memang dibangun pemerintah khusus untuk busway kok masih saja dilewati. Sudah jelas-jelas ada rambunya &#8220;Dilarang melintas kecuali Busway&#8221;. Mungkin ndak ngeliat..?? Oh, bisa saja. Kan orang nyetir itu harus konsentrasi ke jalan. Kalau dia konsentrasi ke jalan, kok ya masih iseng lewat jalur yg bukan jalannya itu. Lantas apa yg punya jalur marah..?? Kalau dia manusia, wajarlah marah. Lha kepentingannya diusik. Tapi si busway juga sadar kalau jalan itu bukan miliknya pribadi. Jalan itu merupakan jalan umum yg dibangun memakai uang rakyat dari pajak. Mungkin si pengendara iseng itu juga ikut &#8216;urunan&#8217;. Makanya, supaya &#8216;miliknya&#8217; bisa kembali, si busway minta tolong ke pak polisi untuk menertibkannya. Yg namanya polisi, kalau disuruh menertibkan ya seneng-seneng aja. Tinggal priiiit.. Tilang. Ndak mau sidang ya bayar. Ah, klise..</p>
<p>Contoh kedua, ini yg ndak kalah ekstrim. Sering saya lihat ketika berangkat atau pulang ngantor. Tiap saya lewat jembatan penyebrangan, selalu saja ada motor atau sepeda yg ikut lewat. Lah..!! Jembatan yg sedianya digunakan oleh pejalan kaki untuk menyebrang jalan, sekarang juga digunakan pengendara motor untuk memotong jalan. Mereka beralasan karena jalan untuk putar balik terlalu jauh. Lalu, dimana pak polisi..?? Lha kan mereka sedang asyik menilang yg lewat jalur busway..</p>
<p>Bukan maksud saya menjelek-jelekan polisi. Polisi itu juga profesi yg mulia. Tugas mereka tidak bisa dianggap remeh. Yg saya maksudkan disini adalah tingkat kesadaran para pengendara yg mulai menurun. Semua itu pasti ada aturannya. Dan percayalah bahwa aturan itu sifatnya baik. Yg salah pasti dihukum. Selama diikuti dengan baik, semua akan berjalan tertib. Polisi juga tidak akan asal tilang. Jadi, dengan taat anda selamat.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=130&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/11/11/130/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macet</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/11/06/macet/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/11/06/macet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 16:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Merenung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Macet.. Kata yg lumrah jika sampeyan tinggal di kota besar. Apalagi yg tinggal di ibukota seperti Jakarta ini. Setiap hari berjuang dari kemacetan. Pagi macet. Siang macet, sore macet. Saling sikut, saling berebut jalan untuk berbagai tujuan. Di pagi hari ada yg berangkat kerja, berangkat sekolah, ke kampus, ke pasar mungkin. Siangnya pada keluar makan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=126&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Macet.. Kata yg lumrah jika sampeyan tinggal di kota besar. Apalagi yg tinggal di ibukota seperti Jakarta ini. Setiap hari berjuang dari kemacetan. Pagi macet. Siang macet, sore macet. Saling sikut, saling berebut jalan untuk berbagai tujuan. Di pagi hari ada yg berangkat kerja, berangkat sekolah, ke kampus, ke pasar mungkin. Siangnya pada keluar makan siang di cafe, naik mobil, naik taksi, naik angkot. Macet lagi. Sore..?? Wah, bisa tambah parah. Bagi yg tidak suka lembur, jam 4 sudah pada berhamburan keluar kantor. Istilahnya pada jaman sekarang : Tenggo, Teng langsung Go.</p>
<p>Mungkin bagi beberapa orang yg jarang punya urusan mendesak, macet bukanlah hal yg penting. Mereka bisa santai nyetir mobil sambil dengerin Gen FM. Sambil ketawa kalo pas sedang diputar acara “Salah Sambung” dari Kemal. Nah, bagi yg sering atau kebetulan punya urusan mendadak..?? Jangankan dengerin radio, mungkin di stel aja nggak. Bukannya dzikir supaya selamat sampai tujuan seperti anjuran kyai-kyai, malah ngomel sendiri. Nyalahin angkot nge-tem sembarangan lah, ngomelin motor yg dengan sesuka udelnya nyelip zig zag.</p>
<p>Lha misuh-misuh seperti ini sebenarnya nggak perlu. Nggak mutu. Justru malah membahayakan diri kalau kita tidak kuat menahan emosi. Lha misalkan, dalam keadaan emosi, tiba-tiba mobil atau motor kita kesenggol sedikit. Yg ada biasanya yg saya tahu ujung-ujungnya cekcok mulut. Parah lagi kalau sampai berantem. Lebih parah lagi kalau sampai membalas mencelakai. Kalau sudah sampai berantem atau saling mencelakai, hanya ada 2 tujuan : yg satu ke rumah sakit, yg satu lagi ke kantor polisi. Sama-sama nggak enak kan..??</p>
<p>Hal ini tidak akan terjadi jika kita bisa menahan emosi. Istighfar-istighfar. Kalaupun ada sesuatu, bisa dibicarakan dengan kepala dingin tanpa ada baku hantam. Selalu berdzikir, minta kepada Tuhan supaya diberi keselamatan sampai tujuan. Kata ustadz, berdzikir bisa meredam emosi, bisa menenangkan hati, dapat pahala lagi. Jadi, tidak hanya dalam beribadah saja kita berdzikir. Dalam berbagai hal apapun, kita bisa mendapatkan pahala. Termasuk di kemacetan.</p>
<p>Memang sampeyan nggak marah kalo mobil atau motor sampeyan disenggol orang..?? Ah, saya cuma manusia biasa yg tak luput dari sifat lupa..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=126&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/11/06/macet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kruntelan..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/09/29/kruntelan/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/09/29/kruntelan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 12:28:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Pada selembar tiket kereta, ada tercantum nama penumpang, tempat berangkat, tempat tujuan, nomer kereta, tanggal keberangkatan dan yang paling penting … nomer tempat duduk. Lha karena nomer tempat duduk sudah ditentukan dan semestinya nomer yang sama tidak akan diberikan kepada lebih dari satu orang, maka rada aneh ngelihat pemandangan jejalan para penumpang di pintu masuk. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=70&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Pada selembar tiket kereta, ada tercantum nama penumpang, tempat berangkat, tempat tujuan, nomer kereta, tanggal keberangkatan dan yang paling penting … nomer tempat duduk. Lha karena nomer tempat duduk sudah ditentukan dan semestinya nomer yang sama tidak akan diberikan kepada lebih dari satu orang, maka rada aneh ngelihat pemandangan jejalan para penumpang di pintu masuk. Kesannya kalau ndak umpel-umpelan begitu, bakal ketinggalan kereta atau tempat duduknya bakal dikuasai orang lain.</p>
<p>Pemandangan seperti itu sering saya saksikan. Termasuk ketika akan mudik kemarin di Gambir. Mas-mas bersuara ayu itu belum lagi mengumumkan kalau kereta akan berangkat, jejalan di depan pintu sudah terjadi. Sakjane nyapo tho wong-wong iki..?? Apa saya heran? Dulu iya, belakangan sudah jauh berkurang. Kenapa? Para manusia penggemar kruntelan di depan pintu itu ternyata tak hendak berebut kursi, tetapi berebut tempat menaruh barang tentengan, jinjingan, gendongan atau seretan mereka yang letaknya ada di atas bangku penumpang.</p>
<p>Hal-hal begini sudah tidak asing, apalagi kalo pas mudik lebaran. Mereka membawa banyak barang katanya untuk oleh-oleh sodara, atau kulakan baju yg akan dijual lagi dikampung. &#8220;Bu, kayaknya bawaannya banyak ya..&#8221; tanyaku ramah. &#8220;Iya mas, mumpung di Tanah Abang kemaren diskon gede-gedean. Lumayan untuk ponakan-ponakan disana. Tadinya motor juga mau saya bawa, tapi ndak boleh sama suami saya..&#8221;</p>
<p>Saya sendiri bagaimana? Saya males umpel-umpelan di depan pintu begitu, capek berdiri. Mending ngemil dulu ruang tunggu. Lha barangnya nanti ndak dapat tempat..?? Ooo…saya ndak pernah bawa barang besar dan berat kok, bikin sakit bahu saja. Lagian kalo mau bawa barang banyak, biasanya saya paketkan dulu ke jasa pengiriman barang.</p>
<p>Jadi, biarkan saja mereka berebut masuk kereta, saya masuknya belakangan saja. Saya selalu menunggu semua sudah berkumpul, baru saya masuk.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=70&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/09/29/kruntelan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Petualangan si bolang..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/09/12/petualangan-si-bolang/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/09/12/petualangan-si-bolang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 16:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Malam hari emang paling asyik kalo dibuat jalan-jalan..
Udaranya nggak panas, nggak terlalu macet, dan nggak bakal keliatan kalo kita nggak pake baju..
Oke, malam minggu itu seperti hari-hari biasa di bulan puasa, kita berbuka sambil joget-joget pertanda bahwa puasa hari ini berjalan sukses tanpa kendala berarti..
Tiba-tiba si Gembuk lewat mulutnya yg ceplas-ceplos nyeletuk, &#8220;Ke puncak nyok..??&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=68&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Malam hari emang paling asyik kalo dibuat jalan-jalan..<br />
Udaranya nggak panas, nggak terlalu macet, dan nggak bakal keliatan kalo kita nggak pake baju..</p>
<p>Oke, malam minggu itu seperti hari-hari biasa di bulan puasa, kita berbuka sambil joget-joget pertanda bahwa puasa hari ini berjalan sukses tanpa kendala berarti..</p>
<p>Tiba-tiba si Gembuk lewat mulutnya yg ceplas-ceplos nyeletuk, &#8220;Ke puncak nyok..??&#8221; Lah, celetukan konyol itu ternyata diamini oleh yg laen.. Solo, Uzik, Petruk, dan saya manggut-manggut aja kayak ondel-ondel.. Dengan cekatan kita pun bersiap diri.. Yg belom mandi segera ngibrit ke kamar mandi, yg belom pake celana segera pake celana..</p>
<p>Sekitar pukul 21:00 kita berangkat lewat Depok-Ciawi-Bogor-Puncak..</p>
<div>2 jam lebih memacu motor, akhirnya kita nyampe juga di puncak.. Satu hal yg bisa dipastikan kalo itu puncak adalah udara yg dingin dan jalanan berkelok yg menanjak (ya iyalah). Konon katanya, pemandangan di puncak itu cakep banget, indah, keren.. Eh, ternyata kita ga ngeliat apa-apa disana.. Gelap banget (geblek, mau liat ape lu tengah malem..??)</p>
<p>Menurut saya, kalo hawa-hawa dingin gini bawaannya ngemil mulu.. itu menurut saya, tau kalo yg laen.. Alhasil, 4 kopi, 4 jagung bakar, dan 2 nasi goreng kita lahap dengan sadis..</p>
<p>Karena pemandangan kurang menarik, lagian hari masih tengah malem, dan menuju pagipun masih sangat lama, daripada digebukin yg punya warung ni orang kagak pulang-pulang, akhirnya kita putuskan perjalanan lanjut ke Sukabumi..</p>
<p>Ditengah perjalanan yg gelap gurita menuju Sukabumi kita mencoba tetap hati-hati.. Sekedar informasi, kita jalan sekitar 30 km/jam.. Karena jalanan menurun tajam, jadinya kecepatan bertambah jadi 80 km/jam.. Selang sejam, kita nyampe Cianjur.. Ke Sukabumi kurang lebih 1,5 jam lagi.. Dan kita punya target udah ada di TKP sebelum sahur..</p>
<p>Ada kejadian ketika disuatu pertigaan, Solo,Gembuk, dan Petruk yg berada di depan dengan sotoynya belok kekiri tanpa ngeliat papan petunjuk bertuliskan : BANDUNG.. Geblek..!! Spontan aja saya dan Uzik berusaha nyalip mereka trus teriak &#8220;Woy.. Lu pade mau ke Bandung..?? Cepet cari puter balik..!!&#8221; Teriakan itu cuma dibales ngakak bersama.. Dasar kutu kampret..</p>
<p>Aspal Cianjur-Sukabumi ga terlalu bagus.. Jalannya bergelombang tapi itu yg menjadi seru.. Apalagi kalo yg dibonceng seorang cewek.. Yakin ente bakalan ditonjok idup-idup kalo ngebut lewat situ..</p>
<p>Singkat cerita, target berhasil.. Sampe di Sukabumi sebelum sahur, sekitar pukul 02:00.. Saya rasa, pantat ini udah kayak perut Ade Rai, six pack.. Kita nginep dikosan temennya Uzik.. Leyeh-leyeh sambil nungguin warung buka buat sahur.. Lepas sahur, kita keliling ke kayangan (baca : bobo&#8217;)</p>
<p>Yg namanya Sukabumi itu, ga pagi ga siang udaranya sama-sama uadem naudzubillah.. Kalo dimasukkan ke rumus persamaan : Hawa Dingin + Selimut = Ngorok + Ngiler, maka kita ga sempet liat matahari bangun tidur.. Yg ada matahari udah mandi, udah rapi, pake bedak trus ngedot susu.. Ga panas sih, cuman jatah keliling-keliling Sukabumi jadi minim karena kita bangun kesiangan.. Dan malemnya harus balik ke Jakarta..</p>
<p>Lanjut, kita berangkat ke tempat wisata pertama, Curug Cibeureum.. Lho, ga pake mandi..?? Eiya, mandi kok.. muka doang.. uadem puol jadi males mandi..</p>
<p>Untuk menuju lokasi curug, kita dimanjakan pemandangan yg keren, cantik, dan aneh.. Perkebunan teh yg nampak hijau royo-royo kayak boxer favoritku terbentang disekeliling perjalanan.. Tau gitu tadi kita bawa gula sama air.. Tinggal metik trus dicocol gula jadi deh lalapan teh hijau.. Terasa aneh karena disepanjang jalan itu pula, banyak muda-mudi yg lagi pacaran.. Ladalah, kenapa ga sekalian pacaran di kebun binatang aja sih..</p>
<p>Didepan udah keliatan camp retribusi ke curug.. Kita masuk, cari parkiran, trus lanjut tidur.. Hmmm, nggak.. Kita jalan menuju curug.. Ralat, bukan kita tapi cuma saya dan si Solo yg naik.. Lainnya..?? cuma nunggu di deket parkiran.. Ah, mereka cemen..</p>
<p>Tempatnya masih asri, sepi, dan banyak lintah.. Baru beberapa meter kita jalan, udah dikejutkan oleh lintah yg nempel di kaki.. Ngilu rasanya, mirip sakit kepala tapi dikaki (gimana rasanya tuh..??)..</p>
<p>Oke, keep moving.. Kira-kira jalan sekilo, hal tak diduga terjadi.. Bukan, saya nggak pipis dicelana, tapi jalannya bercabang.. Saya dan Solo rada bingung.. Keinget arahan penduduk di camp tadi, katanya &#8220;Jalan lurus aja Jang..&#8221; Nah, saya nggak yakin mereka pernah kesini sebelumnya..</p>
<p>Cling, saya dapet ide.. Saya ambil hengpon berniat nelpon temen dibawah.. Tapi.. No Signal..!! Bagus, jadi ga bisa nanya dan yg ngeselin, saya juga ga bisa update facebook.. *sigh*</p>
<p>Dengan sedikit ilmu yg saya dapet sewaktu menjadi anggota pecinta alam, kita nyari sesuatu yg mungkin bisa dijadikan petunjuk.. Dan saya nemuin bungkus rokok dan permen di sisi sebelah kanan.. Dengan mantab saya bilang ke Solo &#8220;Cuy, lewat sini..&#8221;</p>
<p>Kita pilih sisi sebelah kanan.. Awalnya jalannya biasa saja, sampe tiba-tiba menanjak..menanjak..dan makin menanjak.. Suara air juga makin ga terdengar.. Jangan-jangan kita nyasar, jangan-jangan bukan ini jalan ke air terjun, jangan-jangan Krisdayanti jadi cerai dari Anang (lho??).. Saya bilang ke Solo, &#8220;Lo, gimana kalo kita coba sisi yg sebelah kiri..&#8221; Akhirnya kita turun dan mencoba sisi sebelah kiri..</p>
<p>Disisi ini, jalannya landai dan suara air masih terdengar jelas.. Saya pikir ini adalah jalan yg benar.. Tak lama kemudian kita nemuin papan pengumuman.. &#8220;Lo, ada petunjuk..!!&#8221; *girang* Kita samperin tuh papan lalu kita membaca informasi yg sangat penting.. &#8220;AWAS BABI HUTAN&#8221; Kampreeeeett..!! Ternyata disini juga nginep salah satu binatang paling jijay didunia perhewanan.. Jangankan liat raut idungnya, denger namanya aja saya udah merinding disco.. Keputusan terakhir..?? Kita menyudahi wisata ke curug..</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=68&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/09/12/petualangan-si-bolang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat berpuasa..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/22/selamat-berpuasa/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/22/selamat-berpuasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 18:56:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Merenung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Ini kali ke-4 saya menunaikan ibadah puasa ndak bersama-sama keluarga di Jember. Sedih rasanya. Tapi, dengan saudara-saudara seperantauan disini di Jakarta dan juga temen-temen kantor, sedikit bisa mengobati kerinduan saya..
Tak lupa saya minta maaf apabila selama ini ada salah kata ato perbuatan.. Maapin ya, awas kalo nggak..!!
Semoga puasa kita tahun ini bisa lebih baik dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=66&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Ini kali ke-4 saya menunaikan ibadah puasa ndak bersama-sama keluarga di Jember. Sedih rasanya. Tapi, dengan saudara-saudara seperantauan disini di Jakarta dan juga temen-temen kantor, sedikit bisa mengobati kerinduan saya..</p>
<p>Tak lupa saya minta maaf apabila selama ini ada salah kata ato perbuatan.. Maapin ya, awas kalo nggak..!!<br />
Semoga puasa kita tahun ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya..</p>
<p>Saya ucapkan selamat berpuasa bagi yang menjalankannya. Bagi yang ndak puasa, di depan saya kalau mau makan atau minum ndak usah ngumpet-ngumpet.. Saya ndak bakalan minta.. Itu hak sampeyan kok..</p>
<p>*ah, bedug sudah ditabuh.. mari berbuka puasa..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=66&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/22/selamat-berpuasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balada hari Jumat..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/07/balada-hari-jumat/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/07/balada-hari-jumat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 20:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Seharian ini gue hanya dirumah, ditemani internet ama gorengan doang.. Kalo udah ketemu internet, gue bisa betah berjam-jam gak makan.. Pada jam berikutnya gue pingsan.. Ga segitunya lah.. Tapi ada benernya juga sih, bukan karena lupa makan trus sampe pingsan. Tapi hampir lupa berangkat kuliah..
Jadi, jadwal kuliah gue yaitu jam 18.30. Dari rumah ke kampus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=64&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Seharian ini gue hanya dirumah, ditemani internet ama gorengan doang.. Kalo udah ketemu internet, gue bisa betah berjam-jam gak makan.. Pada jam berikutnya gue pingsan.. Ga segitunya lah.. Tapi ada benernya juga sih, bukan karena lupa makan trus sampe pingsan. Tapi hampir lupa berangkat kuliah..</p>
<p>Jadi, jadwal kuliah gue yaitu jam 18.30. Dari rumah ke kampus bisa ditempuh dalam waktu sekitar sejam paling cepet. Nah, sampe jam 5 sore itu gue ternyata belum siap-siap. Belum mandi, blum nyiapin buku *ceilee..</p>
<p>Akhirnya gue pun kembali mandi SPA.. SPAro mandi, SPAro nggak. Berarti total hari ini gue mandi SPA 2 kali. Sebelum sholat jumat dan sebelum berangkat kuliah.. Diitung-itung, sehari mandi sekali. Yah, tak apalah.. Yg penting selalu sedia parfum..</p>
<p>Dan.. Berangkatlah kuliah. Sambil nunggu angkot, gue sempat ngupil.. Nggak ding, gue sempet nelpon ke kampus, tanya matkul hari ini libur nggak.. Eh, ternyata masuk.. Waduh, harus cepet nyampe kampus nih.. Nggak lama angkot datang. Gue buru-buru naik..</p>
<p>Baru nyampe daerah Samali kira-kira 500 meter, keadaan berubah total.. MACET..CET..CET.. Sekali lagi, MACET..CET..CET.. Gila, ini waktu udah kurang dari setengah jam, gue masih di pasar minggu. sempet gue ngintip keluar jendela, dan motorpun ga bisa lewat pemirsah..</p>
<p>Well, disaat genting seperti ini gue harus membuat keputusan yg penting. Dan keputusan itu adalah &#8216;gue puter balik aja dah..&#8217; Yo i.. Mending gue pulang aja deh, daripada ngikutin macet yg makan ati.. Lagian udah pasti telat parah.. Tapi sebelum ke rumah, gue mampir dulu ke Carefour. Mumpung deket sih maksudnya. Dan sekalian beli CD baru, secara CD gue yg lama udah molor dan bolong. Perlu diganti dari pada minta tolong nambalin sama Si Amir tukang jahit..</p>
<p>Didalem gue bingung dimana tempatnya tuh CD.. Kalo kata peribahasa &#8216;Malu dijalan sesat bertanya&#8217;, eh kebalik yak.. Pokoknya gitu deh, gue pun tanya ke salah satu pegawainya disana. Lha kok kebetulan cewek. Bodo amat dah, gue pun tanya &#8220;Mbak, celana dalem tempatnya dimana yak..??&#8221; Mbak murah senyum itu jawab &#8220;Disebelah sana mas, mari saya antar..&#8221; Wah baik sekali mbak ini. Sambil milih-milih mana yg cocok, eh si mbak (entah niat ngebantu ato iseng) nanya &#8220;Yg ukuran apa mas..??&#8221; Waduh, to the point aja nih mbak.. Dasar gue orangnya isengan, gue jawab aja &#8220;Kira-kira ukurannya apa nih mbak..??&#8221; *sambil senyum-senyum jail.. Si mbaknya malah malu, lalu ngeloyor pergi.. Huahaha</p>
<p>Maap ya mbak, gue ga ada maksud apa-apa kok..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=64&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/07/balada-hari-jumat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Birthday..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/07/my-birthday/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/07/my-birthday/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 12:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Waah, kemaren adalah momen yg indah buat saya. Karena hari itu ultah saya. Saya sekarang 22 tahun sejak tanggal 6 agustus kemaren. Dapet ucapan selamat yg buuanyak dari temen-temen lewat sms dan facebook. Dari ucapan yg paling manis sampe yg paling ngece ada. Salah satunya ada yg ngasih ucapan &#8220;Ko, met ultah.. semoga di usia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=62&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Waah, kemaren adalah momen yg indah buat saya. Karena hari itu ultah saya. Saya sekarang 22 tahun sejak tanggal 6 agustus kemaren. Dapet ucapan selamat yg buuanyak dari temen-temen lewat sms dan facebook. Dari ucapan yg paling manis sampe yg paling ngece ada. Salah satunya ada yg ngasih ucapan &#8220;Ko, met ultah.. semoga di usia 22 kamu gak lagi suka naik-naik pohon pisang&#8221;. Hayyah.. ya mau gimana lagi, pohon pisangmu mengalihkan duniaku. Tau itu ucapan dari siapa..?? Itu ucapan dari bibi saya.. jreng..jreng..jreng.. Dia masih trauma ketika taun lalu pohonnya rubuh gara-gara tubuh seberat 65 kg (lebih) ini. Trus ada yg bilang &#8220;Semoga mulai hari ini pertumbuhanmu keatas, bukan kesamping lagi..&#8221; haduuw.. salah makan nih kayaknya. Ada lagi &#8220;Semoga makin berkibar diudara..&#8221; Hmm.. Kayak balon dong.. emang mirip sih.. hehe..</p>
<p>Satu lagi dari adek saya yg bungsu, keriting, dan buncit.. &#8220;Kak, met ulang tahun ya.. semoga panjang umur, rejekinya lancar. Adek bisa dibeliin jam sama hape baru, sama PS juga..&#8221; Buset, itu minta apa ngrampok sih.. Pernah waktu saya pulang ke Jember kemaren :</p>
<p>Fian  : &#8220;Kak, minta uangnya&#8221;<br />
Saya : &#8220;Buat apa..??&#8221;<br />
Fian  : &#8220;Beli es&#8221;<br />
Saya : (sambil ngasih uang 10rb) &#8220;Jangan lupa kembaliannya ya..&#8221;</p>
<p>10 menit kemudian..</p>
<p>Fian  : (ngasih uang kembalian)<br />
Saya : &#8220;Lha kok cuma 1000..??&#8221;<br />
Fian  : &#8220;Temen-temenku tak beliin juga&#8221;</p>
<p>Kampreeett..</p>
<p>Eniwei baswey siomey, terima kasih buat temen-temen semua yg udah ngucapin. Di ultah ini saya senang sekaligus sedih. Senang karena saya masih diberi umur panjang sampai 22 tahun. Sedih karena saya udah 22 tahun sekarang.. Oh My Ass..!! Saya sudah tua..!! Lima tahun lagi saya 27. Sepuluh tahun lagi saya 32. Seratus tahun lagi saya 122 (udah mati kali ya).. Saya sudah tua!! Oh, shit. Maderfaker. Tadinya saya pikir 22 tahun itu masih muda. Ternyata tidak.. Saya sudah tua.. Oh, mungkin jenggot ini yg bikin saya keliatan tua. Cukuran dulu ah..</p>
<p>Olraite, usia bertambah ini berarti merevisi hal apa yg udah dipelajarin di tahun sebelumnya. Tapi sayangnya beberapa hal yg saya pelajarin di usia kemaren gak ada yg penting.<br />
Contohnya :</p>
<p>- belajar menerbangkan layang-layang.. gagal dengan hebat<br />
- sate sabang deket sarinah yg dipinggir jalan ntu rasanya muaknyooss pemirsah..<br />
- potong rambut gaya spike ternyata keren banget.. sumpah deh..<br />
- baru tau kalo saudaranya tetangga sebelah cantik banget..</p>
<p>Well, bagaimanapun saya bangga atas pencapaian di usia 21. Untuk planning di usia 22, saya gak mau mikir terlalu berat.. Saya pingin hidup ini mengalir kayak tokai di kali.. Pingin santai.. Jalan-jalan ke pantai melihat indahnya laut (dan cewek berbikini, hehe..) dan satu lagi, saat ini saya pingin..hmmm..pingin.. boker. Haha.. See you at the bathroom, guys..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=62&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/07/my-birthday/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat jalan mbah..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/04/selamat-jalan-mbah/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/04/selamat-jalan-mbah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 12:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Merenung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Pak tua itu telah pergi..
Pak tua yg unik dan nyentrik itu telah tiada..
Pak tua penyuka kopi itu telah menghadap Sang Kuasa..
Mbah, sampeyan sudah pulang..
Mbah, sampeyan meninggalkan banyak cerita..
Mbah, sampeyan mengajarkan apa itu sederhana..
Ha ha ha, tawamu unik..
Ha ha ha, tawamu sederhana..
Ha ha ha, tawamu jadi legenda..
Selamat jalan Mbah Surip.. Semoga damai di sisi-Nya..
*ngelap ingus..
  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=56&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Pak tua itu telah pergi..<br />
Pak tua yg unik dan nyentrik itu telah tiada..<br />
Pak tua penyuka kopi itu telah menghadap Sang Kuasa..</p>
<p>Mbah, sampeyan sudah pulang..<br />
Mbah, sampeyan meninggalkan banyak cerita..<br />
Mbah, sampeyan mengajarkan apa itu sederhana..</p>
<p>Ha ha ha, tawamu unik..<br />
Ha ha ha, tawamu sederhana..<br />
Ha ha ha, tawamu jadi legenda..</p>
<p>Selamat jalan Mbah Surip.. Semoga damai di sisi-Nya..<br />
*ngelap ingus..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=56&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/08/04/selamat-jalan-mbah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sang jomblo..</title>
		<link>http://aabreq.wordpress.com/2009/07/18/nasib-seorang-jomblo/</link>
		<comments>http://aabreq.wordpress.com/2009/07/18/nasib-seorang-jomblo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 20:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>breq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabreq.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Malem minggu malem yang panjang.. Malem yang asyek buat pacaran..
Itu sih kate lu pade yang udah punya pacar..
Lha gue..?? 10 kali gagal nge-date (banyak amat yak..), 5 diantaranya gara-gara kata &#8220;Insyaallah&#8221;.. mau ngapain coba..??
Lama-lama gue sangsi sama kata &#8220;Insyaallah&#8221;.. Bukan karena apa, artinya sih bagus.. Cuman belakangan ini gue kok cenderung mengartikannya &#8220;Kagak janji deh..&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=53&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br /><p>Malem minggu malem yang panjang.. Malem yang asyek buat pacaran..</p>
<p>Itu sih kate lu pade yang udah punya pacar..<br />
Lha gue..?? 10 kali gagal nge-date (banyak amat yak..), 5 diantaranya gara-gara kata &#8220;Insyaallah&#8221;.. mau ngapain coba..??</p>
<p>Lama-lama gue sangsi sama kata &#8220;Insyaallah&#8221;.. Bukan karena apa, artinya sih bagus.. Cuman belakangan ini gue kok cenderung mengartikannya &#8220;Kagak janji deh..&#8221; Huhu.. Kasian deh gue..</p>
<p>Ntar kayaknya yang ke-11 gue bakalan dapet Golden Boot Award sebagai Top Scorer liga jomblo.. Apalagi ditambah bonus ledekan dari temen chatting berikut :</p>
<p>Gue      : Malem minggu ga keluar lu..??<br />
Temen  : Ntar malem sih mau diapelin pacar.. Trus kita nonton..<br />
Gue      : Co cwiiiittt.. Tai ah..<br />
Temen : Lha emang lu ga malem mingguan juga..??<br />
Gue      : Lha ini dari tadi ngapelin pacar gue.. Tapi kayaknya ga mungkin gue ajak keluar..<br />
Temen : kenapa..??<br />
Gue      : Gile aje lu gotong-gotong monitor ama CPU ke Planet Hollywood.. Gue lagi kerja nyet..<br />
Temen : Hahaha.. DELON (DErita LO Nek)</p>
<p>Beginilah jomblo, deritanya tiada pernah berakhir.. Huhu, nasib..nasib..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabreq.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabreq.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabreq.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabreq.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabreq.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabreq.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabreq.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabreq.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabreq.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabreq.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabreq.wordpress.com&blog=2177535&post=53&subd=aabreq&ref=&feed=1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabreq.wordpress.com/2009/07/18/nasib-seorang-jomblo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f43403e13bcb83cd08ee223a0822b32?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">breq</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>